SEBENING SENJA SINGLE 2025 DARI LETTO YANG PENUH MAKNA

Oleh: Anton Budi Prasetyo.

Jogjakarta, Bertempat di kafe Syini Kopi Kadipiro, Letto merilis single terbaru mereka dalam acara Srawung Media, Senin (20/01/2025)

Single yang berjudul Sebening Senja rilis setelah selama 5 tahun Letto tidak mengeluarkan karyanya baik singel maupun album. Terakhir kali Letto merilis singel Fatwa Hati tahun 2020, setelah sebelumnya single Kangen Ndeso pada tahun 2018 .

Single Sebening Senja sendiri sudah rilis pada tanggal 18 Januari 2024. Lagu ini ciptaan dari sang vokalis Sabrang Mowo Damar Panuluh yang lebih dikenal dengan panggilan Noe.

Menurut vokalis yang juga putra dari budayawan Emha Ainun Najib, lagu. Sebening Senja ini sebenarnya lagu yang sudah lama dibuat 7 tahun yang lalu dan sudah mengalami beberapa kali perubahan sambil menemukan momentum yang tepat untuk perilisannya

Lagu Sebening Senja ini juga dikerjakan bersamaan dengan lima lagu baru.

Patub, Gitaris Letto mengatakan saat ini adalah waktu yang tepat untuk rilis lagu mereka.

Letto adalah band yang kuat dalam hal penulisan lirik lagu dan aransemen musiknya. Karya-karya Letto tidak pernah gagal untuk “mengenakkan” telinga para pendengarnya.

Pada penulisan lirik lagunya, kata-kata yang merangkai menjadi kalimat memiliki filosofi makna yang mendalam. Mungkin karena Noe yang memiliki latar belakang keluarga seniman dan rasa berfilsafatnya yang tinggi.

Karenanya, menikmati lagu Letto mengundang Interpretasi akan lirik-lirik lagu Letto terkadang memiliki arti yang terbuka luas namun cukup mendalam.

Proses kreatif single Sebening Senja ini juga cukup unik .

Gitaris Letto, Patub mengatakan bahwa bandnya ini menggandeng Sasi Kirono dari Satrio Piningit Studio untuk mixing dan mastering.

Ini diluar kelaziman band Letto yang selama ini proses rekaman sampai mastering biasanya di kerjakan sendiri.

“Alasan kami memilih Sasi Kirono, karena beliau mampu untuk menyuguhkan komposisi lagu yang sesuai dengan insight perkembangan era sekarang, biar dapat nuansa yang lebih baru” ungkap Patub.

Sedang untuk video klip dipercayakan pada Bagoes Kresnawan, sutradara Gelora Abadi Sentosa Indonesia (GAS.ID). Disini Letto memberikan kebebasan interpretasi pada Sutradara untuk memvisualkan lirik lagu single Sebening Senja.

“Jadi saya hanya menerjemahkan isi liriknya sesuai interpretasi saya sendiri, karena itu yang diminta Letto,” tegas Bagoes Kresnawan.

Bagoes yang hadir pada acara rilis Single di Srawung Media, mengatakan Letto hanya memberinya materi lagu tanpa diberi penjelasan mengenai makna di dalamnya.

Noe menambahkan, pada video klipnya nanti menggambarkan dinamika ayah dan anak menjadi satu interpretasi yang menyentuh.

Untuk pendengar musik Letto, memberikan kebebasan ruang terbuka untuk menemukan resonansi personal masing-masing, seperti senja yang memberikan warna berbeda disetiap harinya. Setiap pendengar akan menemukan warna dan makna yang berbeda dalam lagu ini.

Secara keseluruhan filosofi dari single Sebening Senja mengarahkan perjalanan jiwa seseorang untuk mencari jawaban. Namun akhirnya menemukan keajaiban dalam pencariannya sendiri. Selanjutnya kita tunggu kiprah Letto dalam blantika musik Indonesia dengan karyanya yang penuh filosofi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *